About Me
Blog Archive
Top Menu
Total Tayangan Halaman
You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "
time..
Facebook Badge
translate
Pages
Diberdayakan oleh Blogger.
Popular Posts
-
ya kali ini saya bakalan bahas acara tv yang udah berlangsung beberapa minggu ini di TRANS TV.. acara ini seru banget.. dimana tim kreatif...
-
Ini dia beberapa artis Korea yang wajahnya mirip sama artis Indonesia.. 1. Winda Khair dengan Kim So Eun 2. Sandra Dewi dengan Song ...
-
January February March April May June July August September October November Desember
-
Korean pop group 2ne1 members’ personal profiles. CL Real name: Lee Chae-rin (Hangul: 이채린 | Hanja: 李債潾) DOB: February 26, 1991 Birth...
-
1. Menulis Diary Cari tempat dan waktu yang tenang, dan mulailah menulis. Anda dapat menuliskan tentang segala sesuatu yang terjadi seha...
-
I want to thank you once again .. to love me though .. time has passed .. where many years we have become...
-
hum.. ini buat yang suka banget sama film HP Harry Potter.. :)) cekidot... Alohomora Mantra untuk membuka pintu yang terkunci Colloport...
-
Seorang psikolog mengembangkan bentuk-bentuk ini, yang telah diuji secara luas di dunia selama beberapa tahun. Warna warnanya telah mengala...
-
Industri Video Game saat ini dengan cepatnya mendekati film-film Hollywood dalam hal ukuran anggaran permbuatan, malah kadang sering kali me...
-
Ahli Matematika cinta adalah suatu situasi di mana 1+1 bisa sama dengan 3,4,5 dan seterusnya... Ahli Fisika cinta adalah gaya tarik menar...
Pengikut
Cari Blog Ini
Blogger Templates
Mengusut Asal Muasal Tahun Baru
Tahun baru tinggal menghitung jam. Tapi tahukah Anda dari mana asal adanya tahun baru tersebut? Apakah hanya sekedar pergantian tahun biasa?
Berita tahun baru diawali dari calendar Romawi kuno menggunakan tanggal 1 Maret sebagai hari Tahun Baru. Belakangan, orang Romawi Kuno menggunakan tanggal 1 Januari sebagai awal tahun yang baru. Calendar yang hingga kini digunakan itu menggunakan 1 Januari kembali sebagai hari Tahun Baru.
Kebanyakan orang memperingati tahun baru pada tanggal yang ditentukan oleh agama mereka. Tahun baru umat Yahudi, Rosh Hashanah, dirayakan pada bulan September atau awal Oktober. Umat Hindu merayakannya pada tanggal-tanggal tertentu.
Umat Islam menggunakan sistem penanggalan yang terdiri dari 354 hari setiap tahunnya. Hal inilah yang menyebabkan tahun baru mereka jatuh pada tanggal yang berbeda-beda pada kalender Gregorian tiap tahunnya.
Di masa silam, banyak orang yang memulai tahun baru tepat di hari panen. Orang Persia kuno mempersembahkan hadiah telur di tahun baru, sebagai lambang dari produktivitas. Orang Romawi kuno saling memberikan hadiah potongan dahan pohon suci.
Lalu banyak orang yang saling memberikan kacang atau koin lapis emas dengan gambar Janus, dewa semua permulaan. Dari gambar dewa bermuka dua (satu muka menghadap ke depan dan yang satu lagi menghadap ke belakang) inilah, didapat nama bulan Januari.
Di bulan Januari, dimulailah kebiasaan orang-orang Romawi yang mempersembahkan hadiah kepada kaisar, hingga akhirnya kaisar mewajibkan hadiah-hadiah seperti itu. Para pendeta Keltik memberikan potongan dahan "mistletoe" (tumbuhan parasit yang ada di hari Natal) yang dianggap suci, kepada umat mereka.
Pada tahun 457 Masehi gereja Kristen melarang kebiasaan ini, bersama kebiasaan tahun baru lain yang dianggapnya merupakan kebiasaan kafir.
Pada tahun 1200-an pemimpin-pemimpin Inggris mengikuti kebiasaan Romawi yang mewajibkan rakyat mereka memberikan hadiah tahun baru. Para suami di Inggris memberi uang kepada para istri mereka untuk membeli bros sederhana.
Kebiasaan ini hilang pada tahun 1800-an, namun istilah pin money, yang berarti sedikit uang jajan, tetap digunakan. Banyak orang-orang koloni di New England, Amerika, yang merayakan tahun baru dengan menembakkan senapan ke udara dan teriak, sementara yang lain mengikuti perayaan di gereja atau pesta terbuka, termasuk di Indonesia.
Sumber : http://www.beritanet.com/Life-Style/Motivational/Asal-Tahun-Baru.html
Berita tahun baru diawali dari calendar Romawi kuno menggunakan tanggal 1 Maret sebagai hari Tahun Baru. Belakangan, orang Romawi Kuno menggunakan tanggal 1 Januari sebagai awal tahun yang baru. Calendar yang hingga kini digunakan itu menggunakan 1 Januari kembali sebagai hari Tahun Baru.
Kebanyakan orang memperingati tahun baru pada tanggal yang ditentukan oleh agama mereka. Tahun baru umat Yahudi, Rosh Hashanah, dirayakan pada bulan September atau awal Oktober. Umat Hindu merayakannya pada tanggal-tanggal tertentu.
Umat Islam menggunakan sistem penanggalan yang terdiri dari 354 hari setiap tahunnya. Hal inilah yang menyebabkan tahun baru mereka jatuh pada tanggal yang berbeda-beda pada kalender Gregorian tiap tahunnya.
Di masa silam, banyak orang yang memulai tahun baru tepat di hari panen. Orang Persia kuno mempersembahkan hadiah telur di tahun baru, sebagai lambang dari produktivitas. Orang Romawi kuno saling memberikan hadiah potongan dahan pohon suci.
Lalu banyak orang yang saling memberikan kacang atau koin lapis emas dengan gambar Janus, dewa semua permulaan. Dari gambar dewa bermuka dua (satu muka menghadap ke depan dan yang satu lagi menghadap ke belakang) inilah, didapat nama bulan Januari.
Di bulan Januari, dimulailah kebiasaan orang-orang Romawi yang mempersembahkan hadiah kepada kaisar, hingga akhirnya kaisar mewajibkan hadiah-hadiah seperti itu. Para pendeta Keltik memberikan potongan dahan "mistletoe" (tumbuhan parasit yang ada di hari Natal) yang dianggap suci, kepada umat mereka.
Pada tahun 457 Masehi gereja Kristen melarang kebiasaan ini, bersama kebiasaan tahun baru lain yang dianggapnya merupakan kebiasaan kafir.
Pada tahun 1200-an pemimpin-pemimpin Inggris mengikuti kebiasaan Romawi yang mewajibkan rakyat mereka memberikan hadiah tahun baru. Para suami di Inggris memberi uang kepada para istri mereka untuk membeli bros sederhana.
Kebiasaan ini hilang pada tahun 1800-an, namun istilah pin money, yang berarti sedikit uang jajan, tetap digunakan. Banyak orang-orang koloni di New England, Amerika, yang merayakan tahun baru dengan menembakkan senapan ke udara dan teriak, sementara yang lain mengikuti perayaan di gereja atau pesta terbuka, termasuk di Indonesia.
Sumber : http://www.beritanet.com/Life-Style/Motivational/Asal-Tahun-Baru.html
Langganan:
Posting Komentar (Atom)





0 comments:
Posting Komentar